Bileam,Nabi Allah atau Nabi Palsu?

 



Bileam,Nabi Allah atau Nabi Palsu (Bil22-24,25)

Latar Belakang

            Bangsa Israel melakukan perjalanan dan berkemah di dataran Moab di daerah seberang sungai Yordan dekat Yerikho. Dan pada saat itu Raja Moab yang disebut Balak melihat bangsa Israel yang cukup besar dan banyak jumlahnnya sehingga membuat orang Moab merasa ketakutan. Sehinnga Raja Balak mengirim utusan- utusannya kepada Bileam dekat sungai Efrat agar Bileam mengutuk bangsa Israel. Namun Allah datang kepada Bileam dan berfirman kepadannya agar Bileam tidak menuruti perintah yang dikatakan raja Moab kepadannya.

            Pada saat itu utusan-utusan Balak yang diutusnnya untuk menemui dan memberitau pesan kepada Bileam pulang ke negeri mereka. Ketika mereka sampai dan bertemu Balak dan memberitahukan Balak bahwa Bileam menolak untuk mengikuti mereka, Balak terus berusaha untuk mebuat Bileam melakukan apa yang diperintahkannya, sehingga Balak mengutus orang-orang yang lebih terhormat untuk datang bertemu Bileam dan Mengajak Bileam ikut bersama-sama dengan mereka. Bileam terus menolak tawaran mereka, karena Bileam Memegang apa yang diperintahkan Tuhan Kepadannya. Namun Allah datang datng berfirman kepada Bileam, agar Bileam mengikuti orang-orang yang diutus oleh Balak.

            Pada saat Bileam pergi bersama-sama pemuka-pemuka Moab yang diutus Balak, Allah murka kepadanya, sehingga tampaklah Malaikat Tuhan di jalan sebagai lawannya. Ketika itu keledai yang dibawa Bileam melihat Malakikat Tuhan tersebut maka keledai itu menyimpang ke jalan dan masuk ke ladang, sehingga Bileam berusaha untuk memalinkan kembali Keledainnya ke jalan. Namun keledai Bileam terus melihat Malaikan Tuhan dan pada akhirnya bukan saja keledai Bileam yang melihat tetapi Tuhan Menyingkapkan mata Bileam sehingga Bileam Pun Melihat malaikat Tersebut.

            Balak terus menerus meminta agar Bileam mengutuk bangsa Israel. Tetapi Bileam bersikeras untuk tidak menuruti Perkataan Balak tersebut karena Bileam takut untuk melanggar apa yang Tuhan perintahkan kepadannya sehingga sangat marahlah Balak kepada Bileam. Bileam juga mendirikan Mezbah Korban bakaran untuk mempersembahkan korban bagi Tuhan sehingga Tuhan memakai Bileam untuk Memberkati bangsa Israel (umat Pilihan Tuhan).

 

Ada beberapa kriteria seorang Nabi Allah yang dimiliki oleh Bileam

1.      Adannya Komunikasi antara Allah dan Bileam, (23:4

2.      Allah Memberikan perintah Kepada Bileam (22:12, 20)

3.      Bileam Menuruti apa yang Tuhan Perintahkan (22:13,18; 23:7,18, 24:1

4.      Allah menyingkapkan mata bileam untuk Melihat Malaikat Tuhan (22:31

5.      Percakapan Malaikan dengan Bileam (22:31-35

6.      Adanya Pengakuan atau kesadaran atas apa yang dilakukan Bileam (22:32

7.      Bileam Mendirikan Mezbah untuk Tuhan (Mezbah korban bakaran) 23:1-3, 14,29

8.      Allah Menaruh perkataan ke mulut Bileam untuk disampaikan ke Balak (23:5,16

 

Kriteria Nabi Allah yang benar

1.      Seorang yang berasal dari Keturunan Israel

2.      Seorang yang dipanggi Allah

3.      Dipilih Allah untuk melakukan tugas yang diberikan Allah

4.      Seorang yang melayani sebagai juru bicara Allah

5.      Seorang yang menerima otoritas dan penyataan dari Allah

6.      Seorang yang menjadi gembala yang baik atas domba-domba Allah

7.      Seseorang yang mendemostrasikan Firman Allah dan misinnya melalui tanda

 Kesimpulan:

            Jadi menurut saya Bileam bukanlah Nabi Allah melainkan Seorang yang diutus Allah dan saya juga tidak bisa mengatakan bahwa Bileam adalah Nabi Palsu karena menurut saya Nabi Palsu adalah seseorang yang melakukan apa yang Tuhan tidak inginkan atau Printahkan, jadi lebih tepatnya saya mengatakan bahwa Bielam adalah orang yang di utusan Allah, karena Tuhan bisa saja memakai siapapun untuk melakukan Printahnya sekalipun orang tersebut bukan dari keturunan bangsa Israel.

 memang ada kriteria seorang nabi yang dimiliki Bileam tetapi Bileam tidak memenuhi standar atau Kriteria Seorang Nabi Allah yang sesunggunya, conton kriteria yang tidak dimilii Bileam adalah Bileam bukan Merupakan keturunan Bangsa Israel dan lain-lain, sehingga hal inilah yang membuat saya mengambil keputusan untuk mengatakan bahwa Bileam bukanlah Nabi Allah Melainkan seseorang yang diutus Allah.

 

TERIMAKASIH TUHAN YESUS MEMBERKATI

 

Komentar

Postingan Populer