MISI DAN KEBUDAYAAN DALAM PENGINJILAN

 



JURNAL

Daudminngu281@gmail.com

MISI DAN KEBUDAYAAN

Abstrak

Apa bila melihat Realita yang ada, ketika melakukan misi, seringkali mengabaikan suatu kebudayaan dari tempat yang kita kunjungi untuk menyampaikan Kebenaran sehingga hal inilah yang membuat penyampaian misi menjadi tidak Efektif dan bisa saja membuat tujuan dari misi menjadi gagal. Perlu diketahui bahwa sebuah tindakan dalam misi yang dilakukan di suatu daerah, harus benar-benar dapat di terima oleh masyarakat yang berada di daerah tersebut sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat telaksana dengan baik. Ketika ingin mendapatkan suatu jalan masuk agar dapat diterima dan hidup bersama-sama di tengah masyarakat setempat ialah dengan mengikuti atau hidup di dalam suatu kebudayaan yang ada di masayarakat (daerah yang dikujungi). Maka sangat perlu untuk memahami kebudayaan lebih lagi, karena suatu kebudayaan ialah sendi dasar dalam menciptakan kehidupan dalam suatu komunitas atau masyarakat. Maka dalam melakukan misi, perlu untuk memahami nila kebudayaan yang ada di dalam masyarakat yang menjadi tempat tujuan melakukan misi.

Akan tetapi ini bukanlah berarti sebuah pelayanan misi hanya bergantung dari suatu kebudayaan. Sebuah misi haruslah mempunyai suatu dasar yang kuat menganai kebudayaan.

Kata kunci : Misi, Kebudayaan, Masyarakat

PENDAHULUAN

Setiap daerah yang berada di Indonesia, memiliki adat istiadat dan kebudayaan yang berbeda-beda. Dengan adannya sebuah kebudayaan maka akan memberikan suatu ciri khas yang ada di dalam daerah tersebut serta akan mempermudah orang lain mengenal sesamannya melalui kebudayaannya[1]. Dengan adannya adat istiadat juga membuat pekambaran injil menjadi kurang baik, hal ini disebabkan apabila seseorang ingin melakukan pekabaran injil di suatu daerah tertentu maka orang tersebut harus menyesuaikan dirinnya dengan keadaan atau kondisi di daerah yang dikunjunginnya. Maka sangat perlu untuk memahami kebudayaan daerah yang akan di tujuh sehingga benar-benar kebenaran yang akan kita sampaikan dapat diterima dan tepat sasaran sesuai dengan apa yang telah ditargetkan.

  METODE PENILITIAN

Di dalam suatu Misi dalam sebuah konteks kebudayaa, penulis menggunakan metode Literary Reearch, dimana sebuah metode yang berdarkan hasil dari penyelidikan buku-buku dan literature yang membahasa mengenai topik tersebut. Dengan ini penulis memberikan sebuah deskripsi yang bertujuan untuk membangun membangaun sebuah hubungan antara budaya dan misi. Hal ini dilakuakn oleh penulis agar terciptannya pengertiaan yang benar mengenai topik yang akan dibahasa, sehingga pemberitaan Injil kebenaran dapat tersampaukan dengan baik.

 KAJIAN PUSTAKA

1.      Pengertian misi

Kata Misi (Mission) beraal dari Bahasa latin yaitu “missio”, hal ini berkaitan dengan kata “missum”, yang memiliki arti yaitu “to send”( menggirim atau mengutus). Istilah tersebut lebih menekankan mengenai mengirim dengan suatu ptoritas. Maka dari itu, yang dikirim atau diutus harus diperlengkapi denga otoritas dari yang mengirim dalam suatu tujuan khusus yang akan dicapainnya. Perlu diketahui bahwa Allah sebagai pengutus, dimana Allah adalah sumber, inisiator, dinamisator, pelaksana, dan penggenap misi-Nya. Maka dapat dikatakan bahwa Allah sebagai pemiliki dari Misi[2].

Menurut Harianto misi, merupakan suatu karya Allah yang dipercayakan kepada manusia yang melaksanakan pemberitaan injil sampai ke ujung bumi (matius 28:19-20)[3]. Di dalam nats tersebut sangat jelas menyatakan bahwa misi dereja ialah pergi menjadikan semua bangsa muird Kristus, membabtis dan mnegjar mereka dalam melakukan tugas yang telah diajarkan dan diperintahkan oleh Kristus.

2.      Pengertian budaya

Kebudayaan ( budaya) berasal dari Bahasa Sanskesta (buddhaya), yang adalah bentuk jamak dari Buddhi (budi atau akal) yang dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan akal budi manusia. Budaya juga merupakan suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwarisi dari generasi ke generasi

Menurut Edward Tylor

Kebudayaan merupakan suatu keseluruhan yang kompleks, yang didalamnnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, adat istiadat dan kemampuan lain yang diperoleh seseorang sebagai anggotra masyarakat[4].

Menurut D. Hendropospito, kebudayaan merupakan suatu keseluruhan pola kelakukan lahir dan batin yang memungkinkan adannya suatu hubungan sosial di antara anggota-anggota di suatu masyarakat[5].

2.1.Ciri-ciri kebudayaan antara lain yaitu:

a.       Bersifat Memaksa

Masyarakat di dalam suatu kelompok budaya tersebut dipaksa dalam mengikuti adat atau budaya yang ada di suatu tempat yang dikunjungi. Contohnya dalam hal: sopan santun, Bahasa, cara berpikir dan lain sebagainnya. Maka dari itu seseorang yang terlahir di dalam suatu daerah akan tumbuh dan berkembang di masyarakat tersebut dan secara otomatis akan hidup sesuai dengan tradisi dan budaya setempat.

2.2.Relasi Injil dan Kebudayaan

            Umat manusia yang ada di bumi ini tidak akan pernah terlepas dari suatu budaya, bahwa gereja dan ini pun tidak dapat dipisahkan dari suatu budaya maupun dari struktur budaya manapun. Setiap prinbadi manusia memiliki kemampuan dalam mempertahankan identitasnnya dengan cara memusatkan kembalai setiap budaya yang dipakai kepada Kristus. Maka dari itu seorang yang percaya (Kristen) sudah sesahrusnnya memiliki mental yang kuast demi mempertahankan identitas yang telah melekat susuai dengan kebenaran Frman Alah.[6]

Beberapa motode Relasi Injil dan Kebudayaan menurut H. Richard Niebuhr

a.    Sikap Radikal : Kristus menentang kebudayaan

Sikap ini lebih emnekankan pertentangan antara Kristus dan kebudayan. Hal ini dikarenakan ada pandangan orang yang menyatakan bahwa Kristus dianggap berlawanan dengan masyarakat. Sikap ini berpedoman pada (1 Yohanes 2:15-16), yang menyatakan bahwa seseorang yang setia kepada Yesus Kristus harus menolak dunia.

3.      Masyarakat

Masyarakat alam Bahasa inggris siebut “society”asal kata yaitu “socius”yang asrtinya Kawan. Kata masyarakat berasal dari kata arab yaitu “syirk” yang berarti bergaul atau dalam Bahasa ilmiannya yaitu interaksi[7]. Maka dapat dikatakan Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semu tertutup atau semi terbuka, dimana sebagian besar interaksi ialah anatara individu-individu yang berada di sebuah kelompok tersebut.

HASIL DARI PEMBAHASAN

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas maka hal yang harus diperhatikan ialah bahwa ketika seseorang ingin melakukan suatu penginjilan di daerah tertentu, maka perlu untuk mengetahui dengan baik kondisi di dalam daerah tersebut khususnya mengenai budaya yang ada di daerah tersebut, karena budaya merupakan sesuatu yang sangat penting di dalam masyarakat tertentu. Perlu memilik sikap renda hatai, saling menghargai satu, sikap hormat dengan yang lain dan lain sebagainnya, karena tanpa hal-hal yang baik dan sikap menghormati maka seorang yang ingin menyampaikan kebenaran di daerah tersebut akan sulit di terima oleh masyarakat yang ada di daerah itu. bukan budaya yang menjadi hal yang paling utama dalam mengenal Kristus namun nilai kebenaran yang harus ditanamkan di dalamnnya. Dan tentu yang paling utama agar dapat menjalankan misi dengan baik yaitu penyertaan Tuhan.

 



[1] Koentjaraningrat, “Kebudayaan, mentalitas dan pembangunan”: Jakarta: Balaipustaka, 2011

[2] Craig Van Gelder dan Dwight J. Zscheile, The Mission Church in Perspective: Mapping Trend and Shapping the Conversation: (USA: Baker Academi, 2017)

[3] Harianto GP, “Komunkasi Dalam Pemberitaan Injil”: (Yogyakarta: ANDI, 2019).

[4] Widiyaningtyas Ester. “teori dan implementasi misi (misi yang membawa transpormasi di era masa kini” : Malang: Steviera Literatur

[5] D. Hendropuspito, “Sosilogi Sistematik”( Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 1989)

[6] John Powell, Visi Kritiani: Kebenaran yang memerdekakan kita “: Yogyakarta: Kasinus, 1997).

[7] Koentjaraningrat “pengantar Ilmu Antropologi”: Jakarta : Aksara Baru, 1979

Komentar

  1. sangat membantu Tugas kuliah genkkk

    Saya tunggu post berikutnya

    BalasHapus
  2. Tambah lagi tentang teologi BB misi dan ekonomi kreatif

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer